Tolitoli, 07 Oktober 2017. Indonesia
sebagai negara kepulauan yang terdiri dari beribu-ribu pulau baik yang
berpenghuni maupun tidak berpenghuni, memiliki daya tarik dan potensi alam yang
sangat menarik minat dari negara-negara lain khususnya negara tetangga
disekitar pulau tersebut untuk mengklaim kepemilikan atas pulau terluar
tersebut salah satunya seperti Pulau Solando yang ada di Kec. Dakopamean Kab. Toli-toli Prov. Sulawesi
Tengah.
Pulau Salando yang dikenal oleh
masyarakat Tolitoli sebagai Pulau Lampu ini menurut sejarah yang ada merupakan
salah satu dari tiga pulau terluar yang berada di kabupaten Tolitoli yang
pernah di klaim oleh Negara Malaysia sebagai pulau milik Negara tersebut, akan
tetapi klaim negara Malaysia tersebut dapat ditangkis oleh Pemerintah RI
berdasarkan data-data administrasi yang ada dan Masyarakat yang tinggal
disekitar Pulau yang menerangkan bahwa secara administrasi batas kedaulatan dan
sejarah terbukti bahwa Pulau Salando tersebut secara sah adalah milik Indonesia
dan berada dalam wilayah teritorial NKRI sehingga klaim kepemilikan atas pulau
tersebut yang dilayangkan oleh pihak Malaysia tidak terbukti.
Pulau Salando merupakan salah satu
Destinasi Wisata yang berada di Kabupaten Toli-toli, Pulau Salando/Pulau lampu
ini memberikan pemandangan yang begitu di indah dengan tayangan keindahan bawah
laut yang sangat mempesona dikarenakan memiliki terumbu karang, ekosistem bawah
laut yang sangat memanjakan mata sehingga inilah yang menjadi alasan dari
negara Malaysia dulu mengklaim kepemilikan atas pulau tersebut. Akan tetapi
keindahan destinasi wisata pulau ini sayangnya masih kurang terpublikasi oleh
masyarakat luar para pegiat adventure dan travelling sehingga hal ini perlu
dicarikan langkah-langkah dan upaya yang tepat untuk mempromosikan keindahan
alam pulau ini untuk menarik minat para wisatawan baik lokal maupun
internasional sehingga dapat menjadi sumber devisa negara dibidang pariwisata
dan secara tidak langsung akan meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat yang
bermukim di pulau tersebut.
TNI sebagai salah satu institusi negara
yang memiliki tugas pokok menjaga kedaulatan NKRI merasa berkewajiban untuk
membantu menjaga dan mengamankan pulau-pulau terluar yang ada dalam batas
teritorial kedaulatan Indonesia yang salah satunya adalah Pulau Solando ini,
oleh karena itu momentum Peringatan HUT TNI ke-72 tahun 2017 kali ini Institusi
TNI khususnya yang ada di Kab. Toli-toli yaitu Kodim 1305/BT dan Lanal
Toli-toli bekerjasama dengan Pemda Kab. Toli-toli serta Polres Toli-toli menjadikan
Pulau Solando ini sebagai lokasi pelaksanaan Upacara Peringatan HUT TNI ke-72
yang secara serentak dilaksanakan diseluruh wilayah Indonesia. Menurut Dandim
1305/BT Letkol Kav Anker Widianto, pelaksanaan upacara HUT TNI ke-72 di Pulau
Solando ini bertujuan untuk menunjukkan kepada masyarakat luar khususnya negara
tetangga bahwa Pulau Solando ini adalah milik Indonesia, dan selain itu juga untuk membantu pemerintah
daerah dalam mempromosikan destinasi wisata yang dimiliki pulau tersebut, ujar
Dandim.
Beliau juga menjelaskan bahwa dengan
tema "BERSAMA RAKYAT TNI KUAT" peringatan HUT TNI ke-72 tahun 2017 di
Kab. Toli-toli ini adalah untuk membuktikan diri bahwa TNI tidak dapat
dipisahkan dari masyarakat baik yang ada di wilayah daratan maupun yang berada
di wilayah kepulauan, oleh karena itulah
Saya bersama Danlanal dan atas dukungan Bapak Bupati menjadikan Pulau Salando
ini sebagai tempat pelaksanaan upacara HUT TNI ke-72 tahun ini, jelas Letkol
Anker.
Dalam acara tersebut Danlanal Tolitoli
Letkol Laut (P) Henry Ballo bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) dan
Letda CPM Bahtiar (Dansub Pom Tolitoli) bertindak sebagai Komandan Upacara
(Danup), susunan pasukan upacara yang hadir dalam acara tersebut yakni 1 SST
Kodim 1305/BT, 1 SST Kompi C 711/RKS, 1 SST Lanal Tolitoli, 1 SST Brimob
Tolitoli, 1 SST Polres Tolitoli, 1 SST Brimob Tolitoli, 1 SST Satpol PP, 1 SST
Damkar Tolitoli, 1 SST Dishub, 1 SST BPBD Tolitoli dan 1 SST Dinas Perikanan Tolitoli.
Peringatan HUT TNI kali ini sangat unik
dikarenakan peserta upacara turun kelaut menggunakan seragam lengkap
bersenjata, dan Nampak setengah tubuh para peserta terendam oleh air laut,
walaupun demikian penyelenggaraan HUT TNI dapat berjalan dengan hikmat.
Antusiasme masyarakat sekitar pulau yang
ikut serta dalam mobilisasi laut dan turut serta menyaksikan pelaksanaan acara
tersebut sangat terkesan karena hal ini merupakan pertama kali dilaksanakan di
wilayah kabupaten Tolitoli.
Peringatan HUT TNI Ke 72 ini dihadiri
oleh beberapa undangan antara lain Bupati Tolitoli yang diwakili oleh Sekab
Tolitoli Drs. Mukaddis Syamsuddin, Ketua DRPD Tolitoli Andi Ahmad Syarif,
Asisten I Pemkab Tolitoli Adjemain Laterey,
Asisten III Pemkab Tolitoli H. Adillah, Dandim 1305/BT Letkol Kav Anker
Widianto, Kapolres Tolitoli yang di wakili oleh Wakapolres Tolitoli Kompol
Sugeng Lestari, Kadis Pariwisata Tolitoli Iskandar Dg Marumu, Kadis Perhubungan
Tolitoli Ir. Fajar Sukoco, Ketua Jalasenasri Lanal Tolitoli Ny. Dr. Debby Henry
Ballo, Para OPD Pemda Tolitoli, Para Perwira
TNI Jajaran Kab. Tolitoli, Para Perwira Polres Tolitoli Jajaran Kab.
Tolitoli serta Tamu Undangan ± 500 orang. (MKM)





0 komentar
Comment Now