SELAMAT DATANG DI WEBLOGS KOREM 132 TADULAKO " BERBUAT TERBAIK, BERANI, TULUS DAN IKHLAS"

Rabu, 02 Desember 2015

Kodim 1305/BT Gelar Apel Danramil dan Babinsa TA. 2015


Dandim 1305/BT Letkol Inf Patar Mospa Natanael Sitorus buka kegiatan Apel Danramil dan Babinsa jajaran Kodim 1305/BT TW IV. TA. 2015, dengan tema " Melalui Apel Danramil dan Babinsa tersebar TA. 2015, Kita Tingkatkan Kemampuan Apkowil Sebagai Ujung Tombak TNI AD Dalam Rangka Mendukung Terciptanya Percepatan Dan Pembangunan Kesejahteraan Rakyat Serta Mensukseskan Pilkada Serentak Tahun 2015".

Dalam arahannya Dandim katakan bahwa kegiatan dilaksanakan sebagai bahan evaluasi dan rencana kegiatan kedepan menyangkut tugas pokok dan fungsi kita  sebagai Apkowil, ucapnya.

Khususnya kegiatan Program Upsus Pajala pada periode Oktober 2015 - Maret 2016 di wilayah Kab. Buol dan Kab. Tolitoli, diharapkan peran para Danramil dan Babinsa dalam melakukan pendampingan lebih ditingkatkan guna tercapainya peningkatan hasil Pajala di wilayah Kab. Buol dan Kab. Tolitoli. Jelasnya. 


Saat ini kita juga melaksanakan kegiatan operasi imbangan Camar Maleo IV yang dipusatkan di Poso oleh karena itu intensifkan kegiatan Patroli bersama dengan Polri di wilayah masing-masing serta menghimbau kepada masyarakat di wilayahnya untuk mewaspadai setiap gerak gerik orang yang mencurigakan maupun warga baru agar segera laporkan kepada aparat keamanan pada kesempatan pertama, kata Dandim lebih lanjut dikatakan, dalam rangka menjelang pelaksanaan Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2015 mendatang, diharapkan para Danramil dan Babinsa dapat mengatnsipasi segala bentuk ancaman, gangguan, hambatan maupun tantangan yang akan berdampak pada instabilitas keamanan di wilayah serta yang tak kalah pentingnya tetap junjung tinggi Netralitas TNI, kita bersama-sama berharap pelaksanaan Pilkada serentak nantinya sampai dengan tahap pelantikan Paslon dapat berjalan dengan aman. tegasnya.


Pelaksanaan Apel kali ini diisi dengan beberapa kegiatan diantaranya paparan evaluasi staf, penyuluhan hukum oleh Subdenpom VII/2-1, penyuluhan P4GN, Netralitas TNI oleh KPUD dan Panwasli Kab. Tolitoli, Yasinan dan Doa bersama untuk kesuksesan Ops Camar Maleo IV dan Pilkada serentak TA. 2015 serta nonton bersama pertandingan sepak bola PS TNI. 

Hadir pada kegiatan tersebut Pabung Kodim 1305/BT Mayor Arm Sumarsono, Dansub Denpom VII/2-1 Lettu Cpm Gusti, Para Danramil, Perwira Staf dan Babinsa.

Kamis, 12 November 2015

Korem 132/Tdl Melaksanakan Pertemuan Percepatan Serapan Anggaran Kegiatan PSP Ta 2015


Palu – Komandan Korem (Danrem) 132/Tadulako Kolonel Inf Syaiful Anwar yang diwakili oleh Kasrem 132/Tdl Letkol Inf Leo Agung Priyo Soembodo, memberikan sambutan kepada para peserta percepatan serapan anggaran kegiatan PSP Ta 2015 di Aula Merah Putih, Kamis (12/11).

Dalam pelaksanannya, kegiatan tersebut dihadiri Komandan Kodim (Dandim) jajaran Korem 132/Tdl, Para Kepala Dinas Pertanian Kab/Kota Se Sesulawesi Tengah, Pimpinan PT Jalasindo Palu dan Para Pabung dan Kasiter Kodim jajaran Korem 132/Tdl.


Selanjutnya dalam rangka percepatan pelaksanaan Asuransi Usaha Tani Padi ( AUTP ) dan Kompilasi berita acara serah terima barang ( BASTB ) pupuk dan alsintan ini, merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) antara TNI dengan Kementerian Pertanian RI yang di tandatangani oleh Panglima TNI dan Menteri Pertanian pada bulan April tahun 2012 lalu, yakni tentang kerja sama program pembangunan pertanian dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Kegiatan tersebut, dilaksanakan guna  mengawal kelancaran dilaksanakannya Pendampingan TNI-AD dan dalam perealisasian PSP di tahun 2015. Dengan demikian, maka diharapkan akan benar-benar membantu pewujudan dan pelaksanaan visi pemerintah daerah di bidang teritorial, dalam meningkatkan produktifitas (Intensifikasi) dan pembukaan lahan (ekstentifikasi), menuju Swasembada Pangan.

Melalui percepatan serapan anggaran kegiatan PSP Ta 2015 ini, diharapkan peningkatan ketahanan pangan secara signifikan dapat terwujud, sehingga pemerintah Indonesia mampu memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri dan mampu mengekspor berbagai hasil tanaman pangan keluar negeri.

Saya percaya, apabila itu dilakukan dengan tulus dan sungguh-sungguh, serta diikuti oleh komponen bangsa lainnya, maka swasembada pangan yang dulu pernah kita capai pada tahun 1985 dapat kembali terwujud, dan kesulitan pangan Indonesia dapat teratasi.


Mudah-mudahan upaya mewujudkan ketahanan pangan diberbagai sektor dalam kesepakatan kerjasama di tingkat pelaksana ini, dapat dicontoh dan diikuti oleh istansi lainnya dan masyarakat pada umumnya, sehingga dapat menyukseskan ketahanan pangan nasional.

Kegiatan diskusi berjalan dengan penuh suasana dan interaktif, serta berjalan dengan tertib hingga akhir acara.

Selasa, 10 November 2015

Pangdam VII/Wrb Kunjungan Kerja ke Kodim 1307/Poso, Yonif 714/SM dan Yonif 711/Rks


Panglima Daerah Militer (Pangdam) VII/Wrb, Mayjen TNI Agus Surya Bakti mengadakan kunjungan kerja ke wilayah Korem 132/Tdl khususnya Kodim 1307/Poso, Yonif 714/SM dan Yonif 711/Rks. Danrem 132/Tdl Kolonel Inf Syaiful Anwar, S.E, Dandim 1307/Poso Letkol Inf Ryan Hanandi bersama Danyonif 714/SM Mayor Inf Kris Biyanto menyambut kedatangan Pangdam di Bandara Kasiguncu Kab Poso. selanjutnya Pangdam VII/Wrb memberikan pengarahan kepada anggota Kodim 1307/Poso dan Yonif 714/SM. bertempat di Lapangan Tenis Kodim 1307/Poso. Selasa (10/11).


Pangdam VII/Wrb dalam pengarahannya menekankan bahwa peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) sangat krusial dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban di wilayah kerja masing-masing. “Babinsa merupakan ujung tombak TNI di wilayah, sehingga selayaknya memahami secara detail setiap perkembangan yang terjadi di desa, bahkan sekecil apapun persoalan yang muncul dalam masyarakat, seorang Babinsa harus mengetahuinya”, tegas Pangdam kepada  personel Kodim 1307/Poso dan Yonif 714/SM. Dengan peran signifikan Babinsa tersebut, Pangdam menyebut bahwa Babinsa bersama aparat terkaitnya bisa membantu Pemerintah Daerah dalam mengakselerasi pembangunan yang telah diprogramkan.

Tanpa adanya situasi kamtibmas yang kondusif, kita meyakini pembangunan di daerah akan sangat sulit direalisasikan sesuai target, karena itulah saya meminta setiap personel TNI, termasuk yang di Kab Poso terus menjalin komunikasi secara intensif dengan semua pihak, baik masyarakat, perangkat desa, hingga naik ke lingkup yang lebih tinggi, yaitu koramil dan Kodim”, lanjut Pangdam. Kemitraan antara TNI dengan Polri dan semua pihak terkait, diyakini Pangdam sangat penting untuk terus dijaga. Prajurit harus senantiasa menunjukkan kemampuan di bidang fisik taktik dan tehnik bertempur serta disiplin, loyal, berdedikasi tinggi dan patuh kepada perintah atasannya.


Setiap prajurit, dikatakan Pangdam juga selayaknya memaknai peran serta tugas pokok dan fungsi masing-masing dalam upaya menjaga profesionalisme TNI. “Jangan sampai prajurit mengeluh, karena merasa kekurangan secara ekonomi, karena hingga saat ini perhatian Negara kepada setiap personel TNI juga semakin dapat kita rasakan, baik dari sisi gaji per bulan, tunjangan, hingga uang lauk pauk (ULP), meningkat secara bertahap”, jelas Pangdam. “Prajurit itu harus gembira dalam menjalankan setiap tugas, karena disadari atau tidak memang merupakan insan terpilih untuk menjaga kedaulatan Negara”, imbuh Pangdam. Mencintai rakyat menjadi salah satu kunci agar setiap personel TNI yang bertugas bisa terus menjaga semangat dan profesionalisme. “Peduli dan ikut merasakan apa yang dirasakan rakyat, misalnya apabila ada warga yang meninggal, seorang Babinsa perlu hadir melayat, ada bencana kekeringan, hadir membantu, ada kebakaran hutan, hadir untuk turut memadamkan, maka hal itu akan menjadi wujud nyata bahwa TNI hadir di tengah masyarakat.

Sebelum mengakhiri arahannya, Pangdam VII/Wrb menekankan kepada Anggota Kodim 1307/PS dan Yonif 714/SM, tidak ada lagi prajurit yang melakukan pelanggaran asusila, minuman keras, narkoba, media online dan lain sebagainya. Selanjutnya ketertiban dan kebersihan pangkalan harus tetap terpelihara. Dan yang terakhir jaga kekompakan pada hal yang positif, tidak ada perkelahian antara TNI dengan TNI, TNI dengan Polri serta TNI dengan masyarakat.


Kedatangan Pangdam di lingkup Komando Resor Militer (Korem) 132/Tdl, selain untuk memberikan pengarahan kepada personel Kodim 1307/Poso, Yonif 714/SM dan Yonif 711/Rks, juga dalam rangka memperkenalkan diri dan silahturahmi dengan prajurit jajaran Korem 132/Tdl. selesai pengarahan di wilayah Kodim 1307/PS Pandam VII/Wrb mengunjungi Yonif 711/Rks yang disambut oleh Danyonif 711/Rks beserta penjabat jajaran Korem 132/Tdl.

Kamis, 05 November 2015

Sidang Parade Cata PK TNI-AD TA. 2015 Sub Panda Palu


Palu, Bertempat di Aula Mangga Sakti Korem 132/Tdl (4/11), diadakan sidang Parade Cata PK TNI-AD Gel II TA. 2015 oleh panitia seleksi penerimaan Cata PK Sub Panda Palu Korem 132/Tdl yang dihadiri oleh Staf Ahli Pangdam VII/Wrb Kolonel Inf Desius (Pengawas) Wakil Ketua Sidang Parade Cata Kolonel Chk Bambang Tri Herianto. SH. (Kakumdam VII/Wrb)


Dalam arahannya Danrem 132/Tdl yang diwakili Kasrem 132/Tdl Letkol Inf Leo Agung Priyo Soembodo menyampaikan Pimpinan TNI memberikan atensi yang sangat besar terhadap peningkatan kualitas sumber daya prajurit secara dini melalui tahap penyaringan secara ketat yang meliputi aspek administrasi, kesehatan, jasmani sehingga dapat diperoleh calon-calon prajurit yang benar-benar potensial serta memiliki integritas kepribadian dan kemampuan fisik yang handal serta mampu mendukung pelaksanaan tugas TNI di masa depan. Danrem 132/Tdk Kolonel Inf Syaiful Anwar, S.E selaku ketua panitia Sub Panda Palu yang diwakili Kasrem 132/Tdl bersama pengawas dari Kodam VII/Wrb memeriksa secara fisik kepada peserta sidang parade Cata PK Gel II TA 2015.


Hasil laporan Kasi Pers Rem 132/Tdl Letkol Inf Ahmad Daeng Leo selaku sekretaris panitia, dari animo pendaftar sebanyak 373 orang dinyatakan lulus untuk mengikuti seleksi lanjutan di Manado sebanyak 80 orang.

Kamis, 29 Oktober 2015

TMMD ke-95 di Basidondo Resmi di Tutup


Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 95 tahun 2015 yang dilaksanakan sejak tanggal 8 Oktober lalu resmi di tutup oleh Bupati Tolitoli DR. Adijoyo, M.Si, bertempat di lapangan sepakbola Silondou Kecamatan Basidondo Kabupaten Tolitoli (28/10).

Amanat Pangdam VII/Wrb selaku PKO TMMD wilayah Sulawesi dibacakan oleh Bupati mengatakan bahwa keberhasilan kegiatan ini dapat diperoleh berkat adanya partisipasi altif dan dukungan dari Pemerintah Daerah serta segenap komponen masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Agama serta unsur terkait lainnya di masing-masing wilayah, ucapnya.

kemudian Pangdam lanjutkan, bahwa salah satu agenda pemerintah saat ini adalah program bela negara yang diinisiasi oleh Kementerian Pertahanan RI dimana hal tersebut menimbulkan kontroversi dan polemik dari berbagai kalangan masyarakat, dengan alasan bahwa pelatihan belanegara akan merubah cara pandang warga negara yang diidentikkan dengan wajib militer. 

Kita harus menyadari sepenuhnya, bahwa  program ini sangat penting untuk menjadikan Indonesia lebih kuat  dalam mewaspadai dan mengatasi berbagai macam ancaman, tantangan, gangguan dan hambatan baik dari dalam maupun luar negeri. Untuk itu, setiap warga negara  diharapkan dapat berbuat sesuatu demi kemajuan dan kejayaan bangsanya sesuai kapasitas dan profesinya masing-masing sehingga kita bisa sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia. 


Diakhir amanat Pangdam berharap, sinergitas dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik seperti ini, agar dipertahankan bahkan lebih ditingkatkan di berbagai aspek pengabdian lainnya, guna lebih memantapkan Kemanunggalan TNI-Rakyat.

Adapun hal penting yang perlu terus dikembangkan adalah menggugah dan menum-buhkan kesadaran masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, serta menumbuhkan kesadaran dan keinginan masyarakat untuk membangun daerahnya sendiri dengan menggugah jiwa dan semangat berwirausaha, guna mening-katkan kualitas hidup masyarakat pedesaan. tegasnya.

turut hadir pada upacara penutupan diantaranya Forkopimda Tolitoli, SKPD Tolitoli, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan masyarakat Desa Silondou serta Desa Marisa.


Adapun hasil pekerjaan TMMD sasaran Fisik yang berhasil Finising sesuai adalah Pembangunan teras Mushola Darul Ilmi, Teras Gereja GPIBT, Kantor Desa Marisa mulai dari 0 % dan Jalan kantong produksi sepanjang 3.000 meter, disamping itu Kodim juga menyelesaikan pekerjaan Fisik tambahan yaitu rumah Pastori dan pembuatan jamban sebanyak 300 unit. 
Copyright © 2015 By Penrem_132.